Standar ISO 140-3: Memahami Prosedur Pengujian Laboratorium untuk Insulasi Suara Partisi Geser

Standar ISO 140-3 Partisi Geser
Ketika Anda membandingkan partisi geser dari berbagai merek, Anda pasti sering melihat angka seperti "peredaman suara hingga 60 dB" atau "STC 55". Tapi pernahkah Anda bertanya — bagaimana angka-angka itu diukur? Apakah ada standar internasional yang menjamin bahwa klaim tersebut akurat? Artikel ini akan mengupas tuntas standar ISO 140-3, prosedur pengujian laboratorium untuk insulasi suara yang menjadi acuan utama industri partisi geser dan movable wall di seluruh dunia.
Solusi Cepat Penyekatan Ruangan
Pekerjaan proyek penyekat ruangan jadi makin cepat, menggunakan Dinding Partisi Geser dari Pireki. Anda dapat membagi ruangan dengan mudah dan cepat, sesuai dengan kebutuhan proyek Anda. Dapatkan penawaran harga menarik dari Kami.
Pilihan Partisi Terbaik

Samowa Lipat
Samowa adalah pilihan yang lebih praktis sebagai pembatas ruangan. Dengan engsel tengah atau berbentuk kupu-kupu, pintu-pintu ini terhubung dan membentuk struktur yang kuat. Produk pintu lipat Samowa yang kami hasilkan adalah varian partisi ruangan yang biasanya tidak memerlukan peredam suara, sehingga menghasilkan harga yang lebih terjangkau.

Sorepa Pro
Sorepa Pro jadi juara dalam peredaman suara tingkat tinggi, sempurna untuk ruang besar yang butuh isolasi maksimal. Kualitas premiumnya bikin diskusi atau presentasi jadi fokus, tanpa gangguan kebisingan.
Standar ISO 140-3: Memahami Prosedur Pengujian Laboratorium untuk Insulasi Suara Partisi Geser
Pernahkah Anda berada di ballroom hotel yang bersebelahan dengan ruang meeting, lalu mendengar suara diskusi dari ruang sebelah dengan jelas? Itulah masalah akustik yang seharusnya tidak terjadi.
Sebagai kontraktor atau pengelola gedung, Anda pasti sering dihadapkan pada klaim peredaman suara dari berbagai produk partisi. Tapi seberapa valid klaim tersebut? Di sinilah ISO 140-3 berperan sebagai standar emas pengukuran insulasi suara.
ISO 140-3 adalah standar internasional yang mengatur metode pengujian laboratorium untuk mengukur insulasi suara pada bangunan dan elemen bangunan — termasuk partisi geser, movable wall, dinding, pintu, dan jendela. Standar ini diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO) dan diadopsi oleh banyak negara sebagai acuan utama.
"Tanpa metode pengujian yang terstandarisasi, klaim peredaman suara hanyalah angka di atas kertas — tidak ada jaminan bahwa produk tersebut benar-benar bekerja sesuai yang dijanjikan."
Mengapa ISO 140-3 Penting dalam Industri Partisi?
Industri partisi geser tumbuh pesat dalam satu dekade terakhir. Hotel, perkantoran, dan gedung serbaguna semakin membutuhkan fleksibilitas ruangan tanpa mengorbankan kenyamanan akustik. Sayangnya, tidak semua produk partisi di pasaran bisa dipertanggungjawabkan nilai redam suaranya.
ISO 140-3 menjawab kebutuhan akan standar pengukuran yang seragam. Dengan standar ini, produsen partisi — termasuk produsen dalam negeri seperti Pireki — bisa menguji produk mereka di laboratorium akustik terakreditasi dan mendapatkan nilai yang bisa diperbandingkan secara global.
Beberapa alasan mengapa standar ini krusial:
- Objektivitas — Hasil pengukuran tidak bergantung pada opini, melainkan pada data ilmiah yang terukur
- Konsistensi — Metode yang sama bisa diulang di laboratorium mana pun di dunia
- Kredibilitas — Klaim peredaman suara bisa diverifikasi secara independen
- Perbandingan — Anda bisa membandingkan produk satu dengan yang lain secara apple-to-apple
Bagaimana Laboratorium Menguji Partisi Geser?
Prosedur pengujian ISO 140-3 dilakukan di laboratorium akustik khusus dengan dua ruang yang bersebelahan — ruang sumber (source room) dan ruang penerima (receiving room). Kedua ruang ini dipisahkan oleh test opening tempat sampel partisi dipasang.
Prosesnya kurang lebih seperti ini:
- Persiapan sampel — Partisi geser dipasang di bukaan khusus antara dua ruang laboratorium. Pemasangan harus sesuai dengan instruksi pabrik, termasuk seal, rel, dan komponen lainnya.
- Kalibrasi — Sound level meter dan sumber suara dikalibrasi terlebih dahulu untuk memastikan akurasi pengukuran.
- Generasi suara — Di ruang sumber, speaker menghasilkan white noise atau pink noise dengan spektrum frekuensi tertentu (biasanya 100 Hz hingga 5.000 Hz).
- Pengukuran tekanan suara — Sound level meter mengukur tekanan suara di kedua ruang secara simultan.
- Perhitungan — Selisih tekanan suara antara ruang sumber dan ruang penerima dihitung, lalu dikoreksi dengan faktor luas permukaan partisi dan waktu dengung ruang penerima.
Hasil akhirnya adalah kurva insulasi suara untuk setiap pita frekuensi. Dari kurva inilah nilai STC (Sound Transmission Class) atau Rw (Weighted Sound Reduction Index) ditentukan.
Perbedaan ISO 140-3 dengan Standar Lain
Mungkin Anda pernah mendengar standar lain seperti ASTM E90 atau ISO 10140. Biar tidak bingung, ini perbandingan singkatnya:
| Standar | Ruang Lingkup | Status |
|---|---|---|
| ISO 140-3 | Pengujian laboratorium insulasi suara elemen bangunan | Standar lama, digantikan ISO 10140 |
| ISO 10140 | Pengujian laboratorium insulasi suara elemen bangunan (revisi ISO 140) | Standar terbaru (2010+) |
| ASTM E90 | Standar AS untuk pengujian laboratorium transmisi suara | Setara dengan ISO 140-3 |
| ISO 16283 | Pengukuran insulasi suara di lapangan (in-situ) | Untuk kondisi terpasang |
Penting diketahui bahwa ISO 140-3 kini telah direvisi menjadi ISO 10140. Tapi prinsip dasar pengujiannya tetap sama. Banyak laboratorium dan produsen yang masih menggunakan istilah "ISO 140-3" karena sudah sangat dikenal di industri.
Lantas, apa bedanya pengujian laboratorium dengan pengukuran lapangan?
Pengujian laboratorium (ISO 140-3 / ISO 10140) mengukur kemampuan partisi dalam kondisi ideal — terisolasi dari flanking transmission atau kebocoran suara melalui struktur bangunan. Sementara pengukuran lapangan (ISO 16283) mengukur kinerja sebenarnya setelah partisi dipasang di proyek nyata.
Keduanya penting. Tapi untuk mengevaluasi kualitas produk partisi, hasil uji laboratorium adalah acuan yang paling objektif.
Cara Membaca Hasil Uji Insulasi Suara
Setelah pengujian selesai, Anda akan mendapatkan laporan yang berisi beberapa data penting:
- Rw (Weighted Sound Reduction Index) — Nilai tunggal (single number rating) yang mewakili kemampuan insulasi suara partisi. Semakin tinggi, semakin baik.
- Kurva frekuensi — Grafik yang menunjukkan performa partisi di setiap frekuensi (125 Hz, 250 Hz, 500 Hz, 1.000 Hz, 2.000 Hz, 4.000 Hz).
- Spektrum adaptation terms — Nilai koreksi seperti C dan Ctr yang menunjukkan performa pada frekuensi tinggi dan rendah.
Misalnya, produk partisi geser premium seperti Sorepa Redam buatan Pireki memiliki kemampuan peredaman suara hingga 60 dB. Artinya, suara dari ruang sumber yang mencapai 80 dB akan terdengar hanya sekitar 20 dB di ruang penerima — hampir seperti suara bisikan.
Tapi ingat, nilai ini dicapai berkat konstruksi khusus: frame hollow 5x5, rockwool 60kg/m³, multiplek 12 mm, jack mekanik penguat, rubber seal di semua sisi, serta sistem rel atas tanpa rel bawah yang meminimalkan kebocoran suara. Kombinasi material inilah yang membuat partisi geser mampu meraih peringkat redam suara tertinggi.
Faktor yang Mempengaruhi Hasil Pengujian
Tidak semua partisi geser yang beredar di pasaran bisa menghasilkan nilai redam suara yang tinggi. Beberapa faktor kritis yang memengaruhi hasil uji antara lain:
Konstruksi panel — Ketebalan panel, jenis material inti, dan kerapatan bahan peredam sangat menentukan. Panel yang lebih tebal dengan rockwool atau glasswool berkualitas akan menghasilkan insulasi yang lebih baik.
Sistem seal — Kebocoran suara paling sering terjadi di celah-celah partisi. Rubber seal di bagian tepi, atas, dan bawah sangat krusial. Sistem jack mekanik yang menekan partisi ke lantai dan plafon juga berperan besar.
Massa partisi — Semakin berat partisi, semakin sulit suara melewatinya. Inilah kenapa partisi dengan hollow 5x5 dan panel 12 mm memiliki performa lebih baik dibanding yang lebih ringan.
Metode pemasangan — Partisi yang sama bisa menghasilkan nilai berbeda jika cara pemasangannya tidak tepat. Produsen berpengalaman seperti Pireki, dengan lebih dari 1.000 proyek terpasang, sudah memiliki standar pemasangan yang teruji.
Jenis pengujian — Apakah diuji dengan ISO 140-3 laboratorium atau diukur di lapangan? Hasilnya bisa berbeda karena kondisi lapangan memiliki banyak variabel tambahan.
Validitas STC: Jangan Tertipu Klaim Tanpa Data
Sayangnya, masih ada oknum yang mengklaim nilai redam suara tanpa bisa menunjukkan bukti uji laboratorium. Sebagai profesional, Anda berhak meminta sertifikat uji dari laboratorium akustik terakreditasi.
Hal-hal yang perlu diperiksa dalam sertifikat uji:
- Nama laboratorium penguji (pastikan terakreditasi)
- Tanggal pengujian
- Deskripsi sampel yang diuji (termasuk spesifikasi material)
- Metode pengujian yang digunakan (ISO 140-3, ISO 10140, atau ASTM E90)
- Nilai Rw atau STC yang dihasilkan
- Kurva frekuensi lengkap
Dengan pengalaman sejak 2008 di industri penyekat ruangan, kami memahami betapa pentingnya kepercayaan dalam setiap proyek. Setiap klaim teknis yang kami sampaikan — termasuk spesifikasi produk — bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan teknis.
Dampak pada Pemilihan Produk untuk Proyek Anda
Memahami ISO 140-3 bukan sekadar pengetahuan teknis. Ini adalah alat untuk membuat keputusan yang lebih baik. Ketika Anda membandingkan produk dari beberapa pemasok, minta sertifikat uji laboratorium dari masing-masing produk.
Jangan hanya terpaku pada satu angka. Tanyakan juga:
- Pada frekuensi berapa performa partisi menurun?
- Apakah produk sudah diuji dengan konfigurasi yang sama dengan yang akan dipasang di proyek Anda?
- Bagaimana dengan sistem seal dan instalasinya?
Sudah lebih dari 1.000 proyek terpasang di seluruh Indonesia membuktikan bahwa produk-produk buatan Pireki mampu memenuhi ekspektasi akustik klien dari berbagai sektor — mulai dari hotel berbintang, gedung perkantoran korporat, hingga fasilitas pendidikan.
Sudah siap memaksimalkan fungsi ruangan Anda? Langsung saja hubungi tim kami untuk konsultasi gratis — tanpa biaya, tanpa komitmen.
# Kesimpulan
Standar ISO 140-3 adalah fondasi utama yang menjamin validitas klaim peredaman suara pada partisi geser. Memahami prosedur pengujian ini membantu Anda sebagai kontraktor atau pemilik proyek untuk membuat keputusan yang lebih cerdas saat memilih produk. Jangan terjebak pada klaim tanpa dasar — pastikan produk yang Anda pilih sudah diuji sesuai standar internasional yang jelas dan terukur.
PIREKI - Solusi Partisi Ruangan
Spesialis penyekat ruangan, pintu lipat, dan partisi geser sejak 2008. Kami menghadirkan solusi estetis dan fungsional untuk hotel, kantor, ruang rapat, dan hunian Anda dengan kualitas terbaik di Indonesia.
Butuh Solusi Partisi?
Konsultasikan kebutuhan partisi ruangan Anda dengan tim ahli kami secara gratis.
Hubungi WhatsApp